Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

SAHAR

HUT RI KEJARI

HUT RI KAPOLRES

HUT RI KASAT LANTAS

HUT RI GANRA

HUT RI RSUD LA

HUT RI DANDIM

HUT RI A WAHDA

HUT RI ROMPEGADING

HUT RI BANK SULSELBAR

HUT RI ALWI

HUT RI JAMPU

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Adu Jotos Saat Lomba Massallo HUT RI, Tim PN vs Setda Sempat Ricuh

Rabu, 12 Agustus 2026 | Agustus 12, 2026 WIB Last Updated 2026-08-12T03:36:44Z
Okita.News, - SOPPENG - Lomba olahraga tradisional Massallo dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia mendadak menjadi sorotan setelah sebuah video amatir yang memperlihatkan kericuhan antar peserta viral di media sosial dan grup percakapan WhatsApp, Rabu (12/8/2026).

Dalam video berdurasi singkat tersebut, suasana pertandingan yang awalnya berlangsung meriah dengan sorakan penonton tiba-tiba berubah tegang saat tim dari Pengadilan Negeri (PN) berhadapan dengan tim Sekretariat Daerah (Setda).

Kericuhan bahkan sempat berujung aksi adu jotos. Rekaman tersebut kemudian menyebar luas dan memicu beragam komentar dari warganet.

Namun, panitia penyelenggara bergerak cepat mengendalikan situasi. Pertandingan dihentikan dan kedua pihak langsung dimediasi di lokasi.
Setelah dilakukan mediasi, kedua tim disebut menyadari bahwa insiden tersebut dipicu emosi sesaat akibat tingginya tensi pertandingan. 

Suasana pun kembali mencair setelah kedua belah pihak saling berjabat tangan dan berangkulan.

Kejadian itu akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan demi menjaga hubungan baik dan silaturahmi antarinstansi.

Ketua LSM Sidik, Mahmud Cambang, menyayangkan terjadinya insiden tersebut. Menurutnya, kegiatan olahraga dalam rangka HUT RI semestinya menjadi momentum mempererat persaudaraan dan membangun kebersamaan.

“Sangat disayangkan kejadian ini bisa terjadi di tengah kemeriahan perayaan HUT RI. Mungkin semangat juang ’45 para peserta terlalu tinggi hingga terbawa suasana emosi di lapangan,” ujar Mahmud Cambang.

Ia menegaskan, semangat kompetisi seharusnya tetap dibarengi dengan sportivitas dan pengendalian diri.

“Harusnya ajang seperti ini dijadikan sarana mempererat silaturahmi dan menjaga sportivitas antarinstansi, bukan malah tersulut emosi sesaat,” katanya.

Mahmud berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dalam kegiatan masyarakat maupun kegiatan antarinstansi lainnya. Ia juga mengingatkan agar aparatur negara dapat memberikan contoh yang baik kepada masyarakat dalam menjaga ketertiban, persatuan, dan sportivitas.

Meski sempat diwarnai kericuhan, pertandingan tersebut akhirnya berakhir dengan suasana kekeluargaan. Insiden itu pun menjadi pengingat bahwa semangat merayakan kemerdekaan harus tetap dibarengi dengan sportivitas dan persaudaraan.
display this