![]() |
| Foto Hj. Insana Fraksi Partai Golkar |
Okita.News, - SOPPENG - Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Soppeng kembali menunjukkan komitmennya dalam memperkuat transparansi dan kualitas komunikasi publik di daerah. Dalam Rapat Paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi terhadap Ranperda APBD 2026, Rabu (26/11), Golkar menegaskan bahwa anggaran media tidak boleh dipangkas meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi anggaran.
Anggota Komisi III DPRD Soppeng dari Fraksi Golkar, Hj. Insana, menyampaikan sikap tegas partainya. Menurutnya, pengurangan bahkan penghapusan total anggaran media berpotensi menghambat penyebaran informasi program pembangunan kepada masyarakat luas.
“Karena itu, dukungan anggaran yang proporsional kepada media sangat penting demi menjaga kualitas komunikasi publik serta akuntabilitas pemerintah daerah,” jelas Hj. Insana, yang langsung diamini oleh seluruh anggota Fraksi Golkar.
Golkar menilai bahwa media memegang peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Karena itu, keberlanjutan alokasi anggaran bagi media dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk membangun tata kelola pemerintahan yang terbuka dan terpercaya.
Di akhir penyampaiannya, Hj. Insana menegaskan harapan Fraksi Golkar agar Pemerintah Kabupaten Soppeng terus membangun hubungan yang sehat, profesional, dan saling mendukung dengan insan pers.
“Hal ini merupakan bagian penting dalam membangun pemerintahan yang transparan, efektif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tutupnya.
Dengan komitmen tersebut, Golkar Soppeng kembali memperlihatkan keberpihakan terhadap prinsip keterbukaan informasi sebagai pilar penting dalam penyelenggaraan pemerintahan yang modern dan aspiratif.

