Okita.News, - SOPPENG – Kasus dugaan penghinaan terhadap wartawan yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial Facebook beberapa bulan lalu akhirnya berakhir damai. Terduga pelaku, Sahrul Stewar, secara terbuka menyampaikan permintaan maaf kepada pihak wartawan terutama Idham wartawan DBS.News yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Proses perdamaian berlangsung melalui jalur mediasi yang difasilitasi oleh Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Soppeng di bawah pimpinan AKP Dodie Ramaputra didampingi Kanit Tipidter IPDA Harmoko. Upaya mediasi tersebut berjalan kondusif hingga kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan masalah secara kekeluargaan. Kamis, 13/11.
AKP Dodie Ramaputra menjelaskan, mediasi merupakan langkah humanis kepolisian dalam menyelesaikan perkara yang masih bisa didamaikan tanpa harus melalui proses hukum panjang.
“Kami mengutamakan penyelesaian secara restorative justice. Kedua belah pihak sudah sepakat berdamai dan terduga pelaku telah menyampaikan permintaan maaf secara terbuka,” ujar AKP Dodie.
AKP Dodie menghimbau kepada seluruh masyarakat agar bijak dalam menggunakan Media sosial agar terhindar dari perkara hukum.
Sementara itu, Sahrul Stewar mengaku menyesal dan khilaf atas perbuatannya dan berjanji untuk tidak mengulangi tindakan serupa di kemudian hari.
“Saya meminta maaf atas ucapan saya di media sosial yang menyinggung rekan wartawan, saya khilaf dan spontan mengeluarkan kata-kata tersebut dan saya berjanji tidak akan mengulangi lagi perbuatan saya,” tuturnya.
Pihak wartawan yang menjadi korban juga menerima permintaan maaf tersebut dengan lapang dada. Ia berharap kejadian ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial.


