![]() |
| Foto Sul Pimpinan Media INFO TERKINI |
Okita.News, - LUWU – Komitmen Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu dalam memberantas korupsi kembali mendapat perhatian publik. Di bawah komando Muhandas Ulimen, SH., MH., institusi penegak hukum ini tampil agresif, terukur, dan tanpa kompromi dalam menindak dugaan penyimpangan anggaran daerah.
Dalam waktu kurang dari dua pekan, tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Luwu melakukan dua penggeledahan beruntun di dua Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah berani ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa Kejari sedang menjalankan penyidikan yang “hidup” dan tidak menunggu tekanan pihak mana pun.
Operasi awal dilakukan di Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Luwu. Penggeledahan ini berkaitan dengan penyelidikan dugaan penyalahgunaan aset Desa Rante Balla, Kecamatan Latimojong kasus yang selama ini menjadi perhatian publik.
Penyidik turun dengan membawa dokumen lengkap mulai dari surat perintah hingga bukti permulaan yang dinilai kuat. Langkah ini memperlihatkan proses penyidikan yang dilakukan secara profesional, hati-hati, dan terukur.
Tak butuh waktu lama, tim Pidsus kembali bergerak cepat. Kali ini sasarannya adalah Kantor Dinas Sosial Kabupaten Luwu terkait dugaan penyimpangan dalam penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Penggeledahan ini mempertegas sikap Kejari Luwu yang tidak menutup mata terhadap potensi korupsi pada program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat kecil.
Dua operasi berturut-turut ini memicu respons luas dan menjadi perbincangan hangat. Publik menyebut Kejari Luwu sedang melakukan “penyidikan yang hidup” penyidikan yang bergerak atas temuan dan kerja intelijen, bukan atas tekanan.
Pimpinan Umum Media INFO TERKINI, Sul, memberikan apresiasi penuh terhadap gerak cepat Kejari Luwu.
“Ini bukan pencitraan, ini kerja nyata. Kejari Luwu menunjukkan bahwa penegakan hukum di daerah ini masih hidup dan bekerja,” tegasnya.
Menurut Sul, keberanian menggeledah dua dinas berbeda dalam waktu singkat menunjukkan bahwa Kejaksaan tidak pandang bulu dalam menangani dugaan korupsi. Ia juga menilai penyidik Pidsus bekerja teliti dan berintegritas.
Sul memastikan bahwa seluruh tindakan penyidik mulai dari proses permohonan penggeledahan, pengamanan dokumen, hingga penelusuran bukti permulaan telah dilakukan sesuai prosedur hukum.
“Kita menilai Kejari Luwu bekerja sesuai koridor hukum. Inilah yang menguatkan kepercayaan publik,” lanjutnya.
Sul menyampaikan bahwa masyarakat kini menaruh harapan besar pada Kejari Luwu.
“Jika bukti permulaan terpenuhi, segera tetapkan tersangka. Rakyat menunggu keadilan,” ujarnya.
Meski memberikan apresiasi, Sul menegaskan pentingnya fungsi kontrol publik.
“Jika aparat bekerja benar, kita wajib dukung. Jika ada yang melenceng, kita wajib kritik,” tutupnya.
Dengan dua dinas yang kini masuk dalam proses penyidikan, publik berharap Kejari Luwu dapat menuntaskan perkara ini secara objektif, transparan, dan berintegritas.
Kinerja cepat Kejari Luwu saat ini tidak hanya menarik perhatian, tetapi juga menciptakan harapan baru akan hadirnya penegakan hukum yang benar-benar bekerja untuk masyarakat.

