Okita.News, SOPPENG - Menjelang malam pergantian Tahun Baru, potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Soppeng dinilai akan meningkat, khususnya akibat maraknya pesta minuman keras (miras).
Menyikapi hal tersebut, Ketua Forum Komunikasi Jurnalis (FKJ), Andi Agus Setiawan PH Rauf, berharap agar Polres Soppeng untuk mengintensifkan operasi miras secara rutin, terutama di rumah bernyanyi dan tempat hiburan malam.
Agus Setiawan menegaskan bahwa rumah bernyanyi menjadi salah satu titik rawan peredaran miras yang mudah dijumpai. Bahkan, menurutnya, hampir seluruh rumah bernyanyi di Soppeng menjual minuman beralkohol.
“Ketika seseorang sudah mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, pola pikirnya menjadi tidak terkendali dan mudah tersinggung. Kondisi ini sangat rawan memicu perkelahian dan tindak kriminal lainnya,” ujar Agus PH, senin, 29/12.
Ia berharap Satreskrim Polres Soppeng benar-benar bertindak tegas dan konsisten dalam menekan peredaran miras demi menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, khususnya menjelang perayaan Tahun Baru.
“Pencegahan harus dilakukan secara serius agar masyarakat bisa merayakan pergantian tahun dengan aman dan nyaman,” tambahnya.
Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Soppeng AKP Dodie Ramaputra, SH, MH, saat dikonfirmasi Okita.News, memastikan bahwa pihaknya telah meningkatkan kegiatan kepolisian menjelang pergantian tahun.
“Menjelang Tahun Baru, Sat Reskrim Polres Soppeng melaksanakan Kegiatan Kepolisian yang Ditingkatkan (KRYD) secara intensif dengan sasaran utama peredaran minuman keras, penertiban kembang api dan petasan yang tidak sesuai ketentuan, serta antisipasi tindak pidana lainnya,” jelas AKP Dodie.
Ia memaparkan, kegiatan yang dilakukan meliputi patroli malam, razia di tempat hiburan dan lokasi yang dianggap rawan, beberapa minggu terakhir ratusan botol miras kami sudah amankan, hingga pemeriksaan urine terhadap pekerja dan pengunjung tempat hiburan, yang seluruh hasilnya negatif narkoba.
“Seluruh kegiatan kami laksanakan secara persuasif dan humanis, dengan tujuan mencegah potensi gangguan kamtibmas agar situasi akhir tahun di Kabupaten Soppeng tetap aman dan kondusif,” pungkasnya.
Dengan langkah preventif dan pengawasan intensif tersebut, diharapkan perayaan malam pergantian tahun di Kabupaten Soppeng dapat berlangsung tertib, aman, dan tanpa gangguan.

