Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

ANDI WAHDA

DHATIA

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Kanwil Ditjenpas Sulsel Gelar Panen Raya Jagung di SAE Rutan Watansoppeng

Rabu, 18 Februari 2026 | Februari 18, 2026 WIB Last Updated 2026-02-18T04:44:22Z
Okita.News, - WATANSOPPENG, 17 Februari 2025 – Komitmen terhadap pembinaan produktif kembali ditegaskan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Selatan melalui kegiatan Panen Raya Jagung di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Watansoppeng. Kegiatan ini menjadi bagian dari program pembinaan kerja dan ketahanan pangan yang selaras dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

Panen raya yang digelar di lahan perkebunan Rutan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Sulsel beserta jajaran, di antaranya Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Kepala Bidang Perawatan, Keamanan, dan Kepatuhan Internal, Kepala Lapas Kelas IIA Watampone, unsur pemerintah setempat, TNI-Polri, serta perwakilan dari PT Maxi Agri Indonesia.

Kegiatan diawali dengan pembukaan dan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang diperoleh. Dalam laporannya, Kepala Rutan Kelas IIB Watansoppeng, Dedi Nugroho, memaparkan proses penanaman, perawatan, hingga masa panen yang melibatkan partisipasi aktif warga binaan.

Menurut Dedi, program pertanian ini bukan sekadar aktivitas rutin, tetapi bagian dari pembinaan kerja yang terarah. Warga binaan dilibatkan secara langsung dalam setiap tahapan, sehingga mereka memperoleh pengalaman serta keterampilan di bidang pertanian.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sulsel, Rudy Fernando Sianturi, menegaskan bahwa Panen Raya ini merupakan implementasi nyata pembinaan yang produktif dan berkelanjutan.

“Panen Raya ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bukti nyata bahwa warga binaan mampu diberdayakan melalui program pembinaan kerja yang terarah. Ini adalah bentuk dukungan konkret terhadap 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan peningkatan keterampilan,” ujarnya.
Ia juga mendorong seluruh Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di Sulawesi Selatan untuk mengoptimalkan potensi lahan yang tersedia sebagai sarana pembinaan berbasis kemandirian.

Panen jagung dilakukan secara simbolis oleh Kakanwil Ditjenpas Sulsel bersama para Kepala UPT dan unsur Forkopimda yang hadir. Hasil panen selanjutnya akan dimanfaatkan untuk mendukung program pembinaan dan kebutuhan internal, sekaligus diharapkan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.

Melalui kegiatan ini, Kanwil Ditjenpas Sulsel kembali menegaskan komitmennya dalam menyelaraskan program pembinaan dengan kebijakan nasional di bidang pemasyarakatan, guna mewujudkan warga binaan yang mandiri, terampil, dan siap berkontribusi secara positif saat kembali ke tengah masyarakat.
display this