Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

SAHAR

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bupati Soppeng Sambut Mahasiswa Internasional FKM Unhas, Soppeng Jadi Laboratorium Pembelajaran Kesehatan Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | Juni 30, 2026 WIB Last Updated 2026-06-30T15:18:05Z
Okita.News, - SOPPENG – Kabupaten Soppeng kembali mendapat kepercayaan sebagai lokasi pembelajaran bertaraf internasional. Bupati Soppeng, H. Suwardi Haseng, menerima sekaligus menjamu rombongan mahasiswa internasional peserta Nusantara International Summer Course on Public Health (NISC-PH) 2026 Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Hasanuddin di Rumah Jabatan Bupati Soppeng, Selasa (30/6/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan lapangan NISC-PH 2026 yang berlangsung pada 30 Juni hingga 2 Juli 2026. 

Selama berada di Kabupaten Soppeng, para peserta akan terjun langsung ke masyarakat untuk mempelajari praktik kesehatan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, serta mengikuti pertukaran akademik dan budaya di sejumlah desa.

Program NISC-PH 2026 merupakan agenda internasional yang digelar FKM Unhas dengan konsep hybrid course and excursion. Sebelumnya, peserta telah mengikuti pembelajaran daring pada 15–27 Juni 2026, kemudian melanjutkan kegiatan lapangan pada 29 Juni hingga 10 Juli 2026 di Makassar, Maros, dan Soppeng.

Selain mengikuti sesi akademik, para mahasiswa juga akan menjalani berbagai aktivitas seperti community outreach, kunjungan ke puskesmas, interaksi dengan masyarakat, hingga malam kebudayaan yang memperkenalkan kekayaan budaya lokal Indonesia.

Peserta yang hadir di Kabupaten Soppeng berasal dari Mahidol University dan Soonchunhyang University, bersama mahasiswa asing dan mahasiswa kelas internasional FKM Unhas.
Sebanyak 11 mahasiswa internasional mengikuti kegiatan tersebut, yakni Pornpailin Vakjan, Puripat Nawangpha, Phiyaphat Methakitthanawong, Juthasinee Angsin, Siwaphon Wingchaiyaphum, Lee Yejin, Chanyu Ju, Han Jieun, Jiwon Yeo, Kim Yein, dan Yoonjin Kim.
Rombongan turut didampingi sejumlah dosen FKM Unhas, di antaranya Prof. Anwar, Dr. Owildan Wisudawan, Dr. Hasnawati Amqam, Dr. Syamsuar, Basir, S.KM., M.Sc., Nasrah, S.KM., M.Kes., serta Dr. Rahayu Nurul Reski.

Selama berada di Soppeng, para mahasiswa dibagi ke lima lokasi posko, yaitu Ganra, Kaca, Manorang Salo, Lalabata Riaja, dan Pesse. Di setiap lokasi, mereka akan melaksanakan refleksi pembelajaran berbasis lapangan dengan berinteraksi langsung bersama masyarakat.

Kehadiran mahasiswa internasional tersebut semakin mengukuhkan Kabupaten Soppeng sebagai salah satu daerah tujuan pembelajaran kesehatan masyarakat bertaraf global. Selain menjadi wadah pertukaran ilmu pengetahuan, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkenalkan potensi daerah, budaya lokal, serta keberhasilan pemberdayaan masyarakat Soppeng kepada peserta dari berbagai negara.
display this