Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

SAHAR

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diduga Berebut Air Irigasi, Dua Petani di Soppeng Duel Parang, Satu Tewas

Rabu, 15 Juli 2026 | Juli 15, 2026 WIB Last Updated 2026-07-15T05:51:27Z
Gambar ilustrasi
Okita.News, SOPPENG - Perselisihan yang diduga dipicu persoalan pembagian air irigasi berujung maut di area persawahan Kampung Tobone, Kelurahan Appanang, Kecamatan Liliriaja, Kabupaten Soppeng, Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 07.00 WITA.

Dalam insiden tersebut, Alimuddin (68), seorang petani asal Launga, Kelurahan Appanang, meninggal dunia setelah mengalami luka tusuk di bagian dada. Sementara lawannya, Safruddin (48), juga mengalami luka pada bagian lengan dan tangan sebelum akhirnya diamankan oleh pihak kepolisian.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula saat Safruddin meminta agar air irigasi dialirkan ke sawah miliknya. Namun permintaan tersebut tidak dipenuhi karena korban ingin lebih dulu mengairi lahan miliknya. Perselisihan kemudian memanas hingga terjadi adu mulut yang berujung perkelahian menggunakan parang.

Menurut pengakuan awal Safruddin, dirinya telah beberapa kali meminta agar air dialirkan ke sawahnya, namun permintaan itu tidak mendapat tanggapan dari korban sehingga memicu emosi dan berakhir dengan duel senjata tajam.

Hasil pemeriksaan visum menunjukkan korban mengalami luka tusuk pada dada sepanjang sekitar 6 sentimeter dengan lebar 2,5 sentimeter yang menembus kulit, mengenai tulang rusuk hingga paru-paru. Selain itu ditemukan luka tusuk pada lengan kanan sepanjang 1,5 sentimeter.

Kapolres Soppeng, AKBP Aditya Pradana, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat dikonfirmasi, ia menyebut perselisihan dipicu masalah pengairan sawah.

"Perselisihan dengan pemilik lahan yang lain, masalah pengairan," tulis Kapolres melalui pesan singkat.

Usai menerima laporan, personel Polres Soppeng bersama Polsek Liliriaja langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, memeriksa sejumlah saksi, serta mengevakuasi korban untuk kepentingan visum.

Safruddin kini telah diamankan di Mapolres Soppeng dan menjalani proses hukum lebih lanjut. Sementara situasi di sekitar lokasi kejadian dilaporkan dalam keadaan aman dan kondusif, meski aparat kepolisian masih melakukan pengamanan guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan pascakejadian.
display this