Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

SAHAR

HUT RI KEJARI

HUT RI KAPOLRES

HUT RI KASAT LANTAS

HUT RI GANRA

HUT RI RSUD LA

HUT RI DANDIM

HUT RI A WAHDA

HUT RI ROMPEGADING

HUT RI BANK SULSELBAR

HUT RI ALWI

HUT RI JAMPU

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Politik Kabupaten Konoha: "Menggunting Dalam Lipatan"

Sabtu, 01 Agustus 2026 | Agustus 01, 2026 WIB Last Updated 2026-08-01T13:01:03Z
Okita.News, - OPINI - Dalam dunia politik, lawan yang berada di depan mata sering kali lebih mudah dihadapi dibanding mereka yang berdiri di samping, tetapi diam-diam menggerogoti dari dalam. Itulah makna peribahasa "menggunting dalam lipatan" berpura-pura baik, namun diam-diam menyusun langkah yang bisa menjatuhkan teman sendiri.

Fenomena seperti ini bukan hal baru. Hampir di setiap daerah, termasuk di kabupaten konoha, dinamika politik sering kali memperlihatkan bahwa ancaman terbesar bukan selalu berasal dari oposisi, melainkan dari mereka yang berada dalam barisan sendiri. Di depan publik terlihat kompak, tetapi di balik layar muncul manuver, intrik, dan kepentingan pribadi yang mengikis kepercayaan serta soliditas.

Politik sejatinya dibangun atas dasar loyalitas, integritas, dan komitmen terhadap kepentingan masyarakat. Ketika kepentingan pribadi lebih diutamakan daripada amanah rakyat, maka yang lahir adalah politik saling menjatuhkan. 

Akibatnya, energi yang seharusnya digunakan untuk membangun daerah justru habis untuk menghadapi konflik internal.

Masyarakat kini semakin cerdas membaca arah angin politik. Mereka mampu membedakan siapa yang benar-benar bekerja untuk rakyat dan siapa yang sekadar memainkan strategi demi kepentingan sesaat. Di era keterbukaan informasi, manuver politik yang dilakukan secara diam-diam pada akhirnya akan terungkap oleh waktu.

Karena itu, para elite politik perlu menyadari bahwa kepercayaan publik merupakan modal yang jauh lebih berharga daripada kemenangan yang diraih melalui intrik. Politik yang sehat adalah politik yang mengedepankan persaingan gagasan, bukan saling menusuk dari belakang.

Peribahasa "menggunting dalam lipatan" menjadi pengingat bahwa pengkhianatan yang paling berbahaya sering kali datang dari orang yang berada didekat kita. Dalam politik, loyalitas tidak cukup diucapkan, tetapi harus dibuktikan melalui sikap dan tindakan yang konsisten.

Pada akhirnya, rakyatlah yang akan menjadi hakim sesungguhnya. Mereka akan menilai siapa yang tulus mengabdi dan siapa yang hanya memanfaatkan kepercayaan untuk kepentingan pribadi. Sebab sejarah selalu mencatat, pengkhianatan mungkin memberi keuntungan sesaat, tetapi kejujuran dan integritaslah yang akan dikenang dalam jangka panjang.
display this