Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

ANDI WAHDA

DHATIA

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bhabinkamtibmas Polsek Duampanua Polres Pinrang Bergotong Royong Pindahkan Rumah Warga

Rabu, 22 Februari 2023 | Februari 22, 2023 WIB Last Updated 2023-02-22T09:33:06Z
Okita.News,- POLRES PINRANG,- Kearifan lokal merupakan bagian dari budaya suatu masyarakat yang tidak dapat dipisahkan dari bahasa masyarakat itu sendiri. 

Kearifan lokal (Local wisdom) biasanya diwariskan secara turun temurun dari satu generasi ke generasi melalui cerita dari mulut ke mulut.

Gotong royong mendirikankan rumah kayu panggung sudah menjadi tradisi masyarakat suku bugis, bahkan uniknya memindahkan rumah kayu panggung pun kerap dilakukan masyarakat suku bugis.

Dalam menjalankan perannya sebagai Bhabinkamtibmas Polsek Duampanua Polres Pinrang di tengah kehidupan masyarakat, Bripka Darwis selalu hadir dalam setiap kegiatan warganya. 

Kali ini, dia bergotong royong bersama warga memindahkan rumah kayu panggung milik salah satu warganya di Dusun Paria, Desa paria, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang.

Mengumpulkan warga dipedesaan biasanya melalui pengumuman di Mesjid atau dari seorang tokoh warga lalu tersebar dari mulut ke mulut. 

“Nilai kebersamaan inilah yang merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat bugis dalam menjalin kekompakan, dalam sektor pertanian pun warga juga kerap saling bantu,” jelas Bripka Darwis.

Selain menjalin rasa gotong royong antar aparat dan masyarakat, kegiatan seperti ini juga menjadi salah satu cara mendekatkan diri dengan masyarakat, seringnya bersama-sama dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, baik kerja bakti maupun pertemuan-pertemuan desa serta acara adat istiadat.

Kapolsek Duampanua IPTU Bakri menjelaskan dengan suasana gotong royong ini diharapkan dapat tercipta kemitraan antara aparat Polri dengan masyarakat, karena kemitraan dengan masyarakat merupakan langkah positif dalam menekan bahaya gangguan kamtibmas.

"Dalam hal gotong royong itu bukan untuk mengharapkan imbalan uang, dilakukan secara sukarela, hasilnya dapat dinikmati bersama-sama,"Ujarnya.

Karena semua warga terutama pria berkumpul untuk mendirikan rumah sedangkan ibu-ibu menyiapkan makan dan minum ala kadarnya, menjadikan rasa saling gotong royong dalam kerja bakti tersebut akan menciptakan kerukunan yang mungkin sulit dicapai pada kesempatan lain. Inilah momentum untuk membangun kerukunan antar warga.(*)

Publizher: 54 HAR
display this