Okita.News, - SOPPENG - Nama Satriani kembali menggema di lintasan cepat. Pelari perempuan asal Desa Timusu ini sukses menyabet gelar juara 1 pada ajang bergengsi “Soppeng Ramadan Sprint Race 2026” jarak 50 meter kategori perempuan, usai menaklukkan rivalnya, Miranda, di partai final yang berlangsung Rabu malam (18/3).
Dengan start yang eksplosif dan akselerasi yang nyaris tanpa celah, Satriani melesat meninggalkan pesaingnya hingga garis finis.
Dukungan ratusan penonton di sepanjang lintasan seolah menjadi saksi dominasi sprinter mungil yang kian tak terbendung ini.
Kemenangan tersebut bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Satriani juga tampil memukau dalam ajang serupa di Kabupaten Bone. Di sana, ia berhasil mengungguli seluruh pelari perempuan dan kembali berdiri di podium tertinggi sebagai juara 1.
Konsistensi Satriani di berbagai kejuaraan membuat namanya semakin diperhitungkan. Ia tercatat telah berkali-kali meraih gelar juara di sejumlah kabupaten di Sulawesi Selatan, menjadikannya salah satu sprinter perempuan paling disegani di daerah ini.
Meski memiliki postur tubuh yang mungil, Satriani justru menjadikannya sebagai keunggulan. Didukung teknik sprint yang matang dan kecepatan yang stabil, ia mampu tampil impresif di setiap perlombaan.
Salah satu panitia lomba mengungkapkan bahwa dominasi Satriani memang sudah terlihat sejak lama. “Satriani ini sudah sering juara di tingkat kabupaten. Kalau di wilayah Bone, Soppeng, sampai Wajo, saat ini belum ada yang bisa menandinginya,” ujarnya.
Prestasi demi prestasi yang diraih Satriani menjadi bukti bahwa kerja keras, bakat, dan disiplin mampu mengantarkan seorang atlet menuju puncak.


