Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

ANDI WAHDA

GANRA

ROMPEGADING

JAMPU

DHATIA

HJS 765 PEMDA

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Proyek Jembatan Kessing Diduga Tidak Sesuai RAB, Kedalaman Bored Pile Dikurangi, 5 Meter Menjadi 2,5 Meter

Senin, 04 Mei 2026 | Mei 04, 2026 WIB Last Updated 2026-05-04T11:42:13Z
Okita.News, - SOPPENG - Proyek pembangunan Jembatan Kessing di Kecamatan Donri-Donri kembali menjadi sorotan publik. Setelah sebelumnya diduga mengalami deformasi berupa lendutan pada struktur permukaan jembatan, kini muncul temuan baru terkait indikasi ketidaksesuaian spesifikasi teknis pondasi dengan dokumen Rencana Anggaran Biaya (RAB). Senin, (04/5/2026). 

Ketua LSM Pelita Keadilan, Nur Alam Abra, mengungkapkan bahwa hasil penelusuran di lapangan menunjukkan adanya deviasi signifikan pada pekerjaan pondasi bored pile. Berdasarkan dokumen perencanaan, kedalaman sumuran bor dirancang mencapai 5 meter sebagai bagian dari sistem pondasi untuk menjamin daya dukung tanah (bearing capacity) dan stabilitas struktur jembatan.

Namun, realisasi di lapangan menunjukkan bahwa kedalaman awal pengeboran hanya mencapai ±2,5 meter. Kondisi ini dinilai tidak memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, sehingga berpotensi mempengaruhi performa kekuatan jembatan, terutama dalam menahan beban. 

Nur Alam juga telah mengonfirmasi hal tersebut kepada pihak inspektorat. Dari hasil klarifikasi, inspektorat menjelaskan bahwa Tingginya memang sekitar 2,5 m. Rencana awal dicor diatas, baru ditekan kemudian disambung diatasnya. Karena kondisi tidak sesuai rencana dimana pondasi yang sudah dicor tidak mau turun, makannya diçor keseluruhan termasuk bagian bawah pondasi yang kosong sehingga kedalaman total pondasi sekitar 4.5 m, Ungkapnya.

“Penjelasan tersebut justru memperkuat adanya pengurangan volume pekerjaan. Dalam RAB direncanakan 5 meter, sementara realisasi hanya sekitar 4,5 meter. Ini merupakan deviasi kuantitatif yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara,” tegas Nur Alam, yang akrab disapa Lalang.

Secara teknis, pengurangan kedalaman bored pile dapat berdampak langsung terhadap kapasitas dukung pondasi, terlebih pada kondisi tanah yang labil, Hal ini dapat memicu terjadinya differential settlement (penurunan) yang berujung pada lendutan struktur jembatan.

Proyek pembangunan Jembatan Kessing sendiri diketahui bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Soppeng Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kontrak mencapai Rp4,3 miliar, yang dikerjakan oleh CV Fayutama Jaya Karya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek melalui Direktur CV Fayutama Jaya Karya, Reza, belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan ketidaksesuaian spesifikasi teknis tersebut.
display this