Okita.News, - SITUBONDO, - Kepala Desa Alas Bayur, Relawati, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, akhirnya angkat bicara terkait beredarnya video berdurasi 1 menit 57 detik di media sosial TikTok yang dinilai telah menyudutkan dirinya.
Dalam keterangannya kepada redaksi Okita.News, Relawati dengan tegas membantah tudingan yang beredar dalam video tersebut. Ia menyebut, pihak yang menggadaikan mobil bukanlah dirinya, melainkan seorang perempuan berinisial HF alias “Mbak Ratu”, yang diketahui merupakan istri salah satu oknum Kepala Desa di Kecamatan Panji, Situbondo.
“Yang menggadaikan mobil itu Saudari HF alias Mbak Ratu, bukan saya,” tegas Relawati.
Relawati menjelaskan, awal mula persoalan tersebut terjadi ketika HF dan pemilik mobil berinisial GS telah sepakat untuk menggadaikan kendaraan tersebut. Dalam kesepakatan itu, HF bertanggung jawab penuh atas pembayaran biaya sewa rental mobil kepada GS setiap bulan.
Ia juga mengungkapkan bahwa setelah proses gadai dilakukan, dana sebesar Rp100 juta langsung ditransfer ke rekening HF alias Mbak Ratu.
Lebih lanjut, Relawati mengakui dirinya sempat mengantar HF ke lokasi transaksi gadai bersama GS selaku pemilik kendaraan. Namun, ia menegaskan bahwa keterlibatannya hanya sebatas membantu tanpa memiliki kepentingan pribadi dalam transaksi tersebut.
“Saya hanya mengantar saja. Terkait pembayaran sewa rental, memang kadang lewat saya jika HF belum memiliki uang, tapi saya tegaskan tidak mendapatkan apa-apa dari hasil gadai tersebut. Murni hanya membantu,” jelasnya.
Relawati berharap klarifikasi ini dapat meluruskan informasi yang berkembang di masyarakat sekaligus menghentikan berbagai asumsi negatif yang dinilai merugikan nama baiknya.
Ia juga menegaskan tidak akan tinggal diam apabila tudingan terhadap dirinya terus berlanjut. Relawati menyatakan siap menempuh jalur hukum dengan melaporkan pihak-pihak yang dianggap telah mencemarkan nama baiknya.
“Jika saya terus dipojokkan, saya akan melaporkan ke pihak berwenang atas dasar pencemaran nama baik,” pungkasnya.


