Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

SAHAR

HUT RI KEJARI

HUT RI KAPOLRES

HUT RI KASAT LANTAS

HUT RI GANRA

HUT RI RSUD LA

HUT RI DANDIM

HUT RI A WAHDA

HUT RI ROMPEGADING

HUT RI BANK SULSELBAR

HUT RI ALWI

HUT RI JAMPU

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bentuk Sinergitas TNI-Polri bersama Forkopimda untuk Menciptakan Pemilu Damai 2024

Minggu, 11 Februari 2024 | Februari 11, 2024 WIB Last Updated 2024-02-11T05:49:40Z
Okita.News,- SOPPENG - Kapolres Soppeng AKBP Dr. H. Muhammad Yusuf Usman S.H.,S.I.K.,M.T CIPA  bersama Dandim 1423 Watansoppeng Letkol Inf Sigit Suhenro Kusmawan memantau pelaksanakan proses pendistribusian perlengkapan pemungutan suara, sebagai bentuk sinergitas TNI-Polri untuk menyukseskan Pemilu damai, tertib, dan aman di tahun 2024.

Proses pendistribusian tersebut juga turut hadir, Bupati Soppeng H.Andi Kaswadi Razak, Forkopimda, Ketua KPU dan Komisioner, Ketua Bawaslu serta PPK, dan Panwascam.

Kegiatan ini berlangsung di Gudang Logistik KPU Kabupaten Soppeng, Jalan Paddanrengwatu, Kelurahan Lemba, Kecamatan Lalabata Kabupaten Soppeng. Sabtu, (10/022024).

Sebanyak 8 mobil truk mengangkut pendistribusian logistik pemilu kesetiap Kecamatan, dengan menggunakan tenaga buruh sebanyak 27 orang.

Kapolres Soppeng AKBP Muhammad Yusuf mengatakan, seluruh rangkaian kegiatan proses pendistribusian logistik pemilu tahun 2024 dari gudang logistik KPU Kabupaten Soppeng menuju kantor kecamatan/sekertariat PPK dalam keadaan aman terkendali yang diawasi oleh Bawaslu Kabupaten Soppeng dan pengawalan ketak oleh pihak Polres Soppeng.

"Kita ingin memastikan bahwa semua logistik Pemilu sampai tepat waktu disetiap TPS dan dapat diselenggarakan dengan aman dan tertib," Tegas Yusuf.

Mantan Kasubdit Regident Polda Sulsel itu terus memonitoring dan memperketat pengawalan untuk menjamin keamanan logistik pemilu sampai di tempat tujuan.

Ia juga menekankan pentingnya kerjasama antara Kepolisian-TNI, Komisi Pemilihan Umum (KPU), Bawaslu, dan instansi terkait lainnya dalam menjaga integritas dan keamanan proses demokrasi, tutupnya.


Editor: Sahar 

display this