Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

ANDI WAHDA

GANRA

ROMPEGADING

JAMPU

DHATIA

HJS 765 PEMDA

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Turun Langsung Cari Titik Air, Bupati Soppeng Percepat Program Listrik Masuk Sawah

Selasa, 05 Mei 2026 | Mei 05, 2026 WIB Last Updated 2026-05-04T23:41:29Z
Okita.News, - SOPPENG - Komitmen Pemerintah Kabupaten Soppeng dalam memperkuat sektor pertanian kian nyata. Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, turun langsung ke lapangan bersama tim survei untuk mencari titik sumber air yang akan dijadikan lokasi pengeboran sumur dalam.

Langkah ini dilakukan di tiga kecamatan sekaligus, yakni Ganra, Lilirilau, dan Liliriaja. Dalam sehari, sedikitnya 10 titik lokasi disisir untuk dilakukan pengecekan awal, mulai dari kondisi lahan hingga potensi ketersediaan air tanah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari percepatan program “listrik masuk sawah”, sebuah solusi strategis untuk mengatasi persoalan klasik pertanian di wilayah tadah hujan.

“Program ini untuk memenuhi kebutuhan air bagi sawah tadah hujan. Satu titik sumur bor dalam dapat mengairi sekitar 50 hektare sawah, dengan kedalaman mencapai 200 meter. Sebelum pengeboran, dilakukan survei menggunakan metode geolistrik untuk memastikan titik yang dipilih benar-benar memiliki potensi air yang memadai,” tegas Suwardi.

Ia menambahkan, hanya titik dengan debit air yang memenuhi standar yang akan ditetapkan sebagai lokasi sumur bor. Nantinya, air tersebut akan dipompa menggunakan energi listrik guna mendukung sistem irigasi modern di lahan pertanian.

Selama ini, sebagian besar lahan pertanian di Soppeng masih sangat bergantung pada curah hujan. Kondisi tersebut membuat pola tanam menjadi tidak menentu, terutama saat musim kemarau atau ketika distribusi hujan tidak merata.

Karena itu, kehadiran sumur bor dalam dinilai sebagai solusi konkret dan terukur. Selain menjaga ketersediaan air sepanjang tahun, sistem ini juga membuka peluang peningkatan intensitas tanam bagi para petani.

Dari sisi teknis, pengeboran hingga ratusan meter dilakukan demi memastikan ketersediaan air tanah yang stabil. Sementara itu, pemanfaatan energi listrik bahkan hingga energi surya untuk menggerakkan pompa diharapkan mampu menekan biaya operasional dibandingkan penggunaan bahan bakar konvensional.

Keterlibatan langsung bupati dalam survei ini menegaskan bahwa program listrik masuk sawah menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Tidak hanya memastikan kesiapan teknis, langkah ini juga mempercepat proses penentuan lokasi yang benar-benar layak sebelum memasuki tahap pengerjaan.

Program ini dirancang sebagai bagian dari transformasi pertanian di Kabupaten Soppeng, dengan mengintegrasikan infrastruktur energi dan pengairan. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan produksi sekaligus menjaga stabilitas sektor pertanian di tengah tantangan perubahan iklim, serta mendorong kesejahteraan petani secara berkelanjutan.
display this