Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

SAHAR

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Dirut TVRI 'Bengong' Saat DPR Minta Transparansi Nilai Kontrak Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | Juni 12, 2026 WIB Last Updated 2026-06-11T19:30:17Z
Okita.News, - JAKARTA – Suasana rapat dengar pendapat antara LPP TVRI dan Komisi VII DPR RI mendadak menjadi sorotan publik setelah Direktur Utama TVRI, Iman Brotoseno, terlihat 'bengong' saat diminta membuka nilai kontrak hak siar Piala Dunia 2026. Jumat, 12/6.

Permintaan transparansi itu disampaikan anggota Komisi VII DPR RI, Yoyok Riyo Sudibyo, yang menilai publik berhak mengetahui besaran anggaran dalam pengadaan hak siar ajang sepak bola terbesar dunia tersebut.

Dalam potongan video akun tiktok @warteg.clip rapat yang beredar di media sosial, Yoyok meminta pihak TVRI menjelaskan secara terbuka nilai kontrak yang telah disepakati. Namun, Dirut TVRI tampak tidak langsung memberikan jawaban rinci dan hanya menyebut masih ada perhitungan terkait kurs, pajak, dan klausul kontrak internasional.

Momen tersebut memicu berbagai reaksi publik. Banyak pihak mempertanyakan mengapa angka kontrak belum bisa dipublikasikan secara gamblang, padahal pembelian hak siar menggunakan dana negara dan menyangkut kepentingan publik.

Sebelumnya, TVRI menegaskan bahwa proses perolehan hak siar Piala Dunia 2026 dilakukan sesuai mekanisme resmi dan telah dilaporkan dalam forum DPR. TVRI juga mengklaim tetap mengedepankan prinsip transparansi, akurasi, dan tata kelola yang baik dalam proyek penyiaran tersebut. 

Meski demikian, desakan keterbukaan terus menguat. Anggota Komisi VII DPR RI meminta TVRI tidak menutup-nutupi nilai kontrak agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.

Piala Dunia 2026 sendiri menjadi salah satu proyek siaran terbesar TVRI dalam beberapa tahun terakhir. Pemerintah dan DPR berharap penayangan ajang tersebut dapat dinikmati masyarakat secara gratis dan merata di seluruh Indonesia.
display this