Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

SAHAR

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Hari Lahir Pancasila di Soppeng Berlangsung Khidmat, Suwardi Haseng: “Pancasila Harus Jadi Napas Pembangunan”

Senin, 01 Juni 2026 | Juni 01, 2026 WIB Last Updated 2026-06-01T13:58:12Z
Okita.News, - SOPPENG - Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 berlangsung khidmat di Lapangan Makodim 1423/Soppeng, Senin (1/6/2026). Kegiatan tersebut dipimpin langsung Komandan Kodim 1423/Soppeng, Letkol Inf. Eko Yuliyanto selaku Inspektur Upacara dan dihadiri Bupati Soppeng, Suwardi Haseng.

Upacara yang mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia” itu turut dihadiri Ketua DPRD, jajaran Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat dari beragam latar belakang.

Suasana tampak berjalan lancar menyelimuti jalannya upacara sejak awal hingga akhir. Momentum tersebut menjadi pengingat penting akan nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

Dalam amanat tertulis Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) RI, Yudian Wahyudi, yang dibacakan Dandim 1423/Soppeng, ditegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan semata.

Peringatan ini disebut sebagai momentum reflektif untuk kembali membumikan nilai-nilai luhur Pancasila agar tetap relevan sebagai “Bintang Penuntun” dan “Jangkar Moral” bangsa di tengah derasnya arus disrupsi teknologi serta dinamika geopolitik global.

Pidato tersebut juga menekankan tanggung jawab konstitusional Indonesia dalam menjaga ketertiban dunia melalui politik luar negeri bebas aktif yang berlandaskan keadilan sosial.

Selain itu, generasi muda diharapkan mampu tampil sebagai agen perubahan dengan menjadikan Pancasila sebagai living ideology, yakni ideologi yang hidup dan nyata dalam tindakan sehari-hari, bukan sekadar simbol maupun teks sejarah.

Menanggapi amanat tersebut, Bupati Soppeng, Suwardi Haseng, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Pancasila sebagai fondasi utama dalam pembangunan di Bumi Latemmamala.

“Pancasila adalah jati diri dan pedoman hidup bangsa. Nilai-nilai di dalamnya harus menjadi napas dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” tegas Suwardi Haseng.

Ia menekankan bahwa semangat gotong royong, toleransi, dan keadilan sosial menjadi instrumen penting dalam mewujudkan pembangunan daerah yang inklusif dan berorientasi pada kesejahteraan rakyat.

Secara khusus, Suwardi Haseng juga memotivasi generasi muda Soppeng agar menjadikan Pancasila sebagai kompas dalam berpikir dan bersikap di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.

“Mari kita jadikan Pancasila sebagai kekuatan pemersatu untuk membangun Soppeng yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing,” pungkasnya.
display this