Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

ANDI WAHDA

DHATIA

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Pelataran Masjid Agung Darussalam Tercoreng Video Viral, Ketua Muhammadiyah Minta Polres Soppeng Bertindak

Minggu, 01 Maret 2026 | Maret 01, 2026 WIB Last Updated 2026-03-02T01:10:59Z
Okita.NewsSOPPENG - Sorotan agar Pemerintah Daerah Kabupaten Soppeng segera mensterilkan pelataran Masjid Raya yang selama ini dijadikan lokasi wisata kuliner. Desakan itu mencuat setelah beredarnya video berdurasi 19 detik yang memperlihatkan empat remaja putri melakukan goyangan tidak senonoh diduga di lingkungan Masjid Agung Darussalam Watansoppeng.

Video tersebut menuai reaksi keras masyarakat. Banyak pihak menilai, aktivitas yang dinilai tidak pantas itu telah menodai kesucian rumah ibadah dan mencoreng marwah daerah yang dikenal religius.

Pelataran masjid yang beberapa waktu terakhir ramai dijadikan pusat jajanan dan tempat nongkrong, kini menjadi sorotan. Publik mempertanyakan pengawasan serta penataan kawasan, terlebih lokasi tersebut merupakan simbol keagamaan dan kebanggaan masyarakat Soppeng.

Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Soppeng, Muh Arsyad Makmur, menegaskan bahwa persoalan tersebut tidak boleh didiamkan.

“Yang berkompeten menangani persoalan ini adalah pihak kepolisian. Tidak bisa dibiarkan seperti itu. Masjid adalah tempat suci untuk beribadah, bukan untuk bermaksiat,” tegasnya, Minggu (01/3).

Muh Arsyad juga mengingatkan tentang tiga langkah yang diajarkan Rasulullah SAW ketika melihat kemungkaran.

“Ada tiga langkah solusi dari Rasulullah SAW jika kita melihat kemungkaran. Pertama, mengubah dengan tangan. Kedua, mengubah dengan lisan. Ketiga, mendiamkan, dan itu iman yang paling lemah,” jelasnya.

Menurutnya, langkah pertama yang dimaksud bukan berarti bertindak semena-mena atau main hakim sendiri. Ia menekankan bahwa yang memiliki kewenangan untuk bertindak adalah aparat penegak hukum.

“Harus dimulai dengan kekuatan tangan, dan yang berkompeten di sini adalah pihak keamanan daerah, yaitu Kepolisian Kabupaten Soppeng. Tidak boleh juga main hakim sendiri,” tandasnya.

Desakan sterilisasi pelataran masjid pun mengemuka sebagai langkah preventif agar kejadian serupa tidak terulang. Sejumlah warga berharap pemerintah daerah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pemanfaatan area sekitar masjid, termasuk penataan ulang aktivitas kuliner yang dinilai berpotensi mengganggu kesucian tempat ibadah.

Kini, masyarakat menanti langkah tegas pemerintah daerah dan aparat penegak hukum. Apakah pelataran Masjid Agung Darussalam akan kembali difungsikan sepenuhnya sebagai ruang yang religius, atau tetap menjadi ruang publik tanpa pengawasan ketat.
display this