Notification

×

Kategori Berita

Tags
SANTIAJI

ANDI WAHDA

DHATIA

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Refleksi 1 Tahun Kepemimpinan SUKSES, Suwardi Haseng Paparkan Capaian Strategis 2025

Minggu, 22 Februari 2026 | Februari 22, 2026 WIB Last Updated 2026-03-04T03:07:01Z
Okita.News, - SOPPENG - Pemerintah Kabupaten Soppeng menggelar Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama di Rumah Jabatan Bupati, Minggu (22/2/2025).

Kegiatan diawali dengan penayangan video perjalanan setahun kepemimpinan H. Suwardi Haseng bersama Wakil Bupati Ir. Selle KS Dalle, menampilkan program, capaian, hingga tantangan pembangunan di Bumi Latemmamala. 

Dalam sambutannya, Suwardi Haseng menyebut refleksi ini sebagai “panggung kejujuran” untuk mengukur realisasi janji dan mengevaluasi tantangan. Ia mengakui, di awal masa jabatan, Pemkab Soppeng menghadapi tekanan fiskal akibat pengurangan APBD sebesar Rp70,6 miliar pada 2025 dan kembali berkurang Rp188 miliar pada 2026. Namun, pemerintah memilih jalur inovasi dan efisiensi tanpa membebani masyarakat.

Secara makro, hingga September 2025 ekonomi Soppeng tumbuh 4,73 persen. IPM mencapai 73,63 persen, angka kemiskinan 6,65 persen lebih rendah dari rata-rata provinsi dan nasional serta inflasi per November 2025 terkendali di angka 2,42 persen.

Di sektor pendidikan, alokasi anggaran mencapai 33,4 persen APBD 2025. Program strategis meliputi pembagian 5.400 set seragam dan sepatu gratis bagi siswa baru SD dan SMP, pengadaan 65 smart board, rehabilitasi dan revitalisasi puluhan sekolah, serta hadirnya Sekolah Rakyat 64 Soppeng yang masuk 100 titik tahap pertama nasional. Pembangunan sekolah berkonsep boarding school di Lalabata Rilau dengan anggaran Rp243 miliar kini sementara berjalan. Atas komitmen tersebut, Pemkab Soppeng meraih penghargaan Dwija Praja Nugraha pada November 2025.

Di bidang kesehatan, pembenahan difokuskan pada RSUD Latemmamala melalui penyediaan obat, optimalisasi antrean JKN Online, penerapan SIM-RS, hingga peningkatan ruang rawat inap sesuai standar KRIS. Defisit BLUD RSUD ditekan dari Rp18,8 miliar menjadi Rp3,7 miliar. Dukungan UHC Non-Cut Off sebesar Rp28,2 miliar turut memperluas akses layanan kesehatan.

Sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi juga mencatat progres signifikan. Dengan anggaran Rp57,17 miliar, produksi padi naik 9,93 persen dan jagung melonjak 32,50 persen. Serapan gabah petani bahkan melampaui target hingga 117 persen. Soppeng juga meraih penghargaan dari Bank BRI atas implementasi Kartu Tani terbaik kedua di Sulsel.

Sementara di sektor infrastruktur, enam ruas jalan sepanjang 3,7 km ditingkatkan, dua jembatan diganti, serta dua ruas jalan ditangani melalui Inpres dengan dukungan APBN sekitar Rp50 miliar.

Dalam tata kelola pemerintahan, Soppeng mencatat skor 80,48 pada Survei Penilaian Integritas KPK, menempatkan daerah ini pada peringkat pertama Zona Hijau di Sulawesi Selatan. Indeks Kepuasan Masyarakat 2025 pun meningkat menjadi 88,53.

Mengakhiri sambutannya, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kebersamaan demi mewujudkan visi “Soppeng Sehat, Maju dan Berdaya Saing berbasis Agropolitan.”

Acara tersebut dihadiri pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, jajaran ASN, instansi vertikal, BUMN/BUMD, tokoh masyarakat, insan pers, serta masyarakat Kabupaten Soppeng.
display this